The Summer SPACE 2025 : Urgensi Internasionalisasi dan Refleksi Reputasi Global
Agustus 2025 menjadi bulan yang istimewa bagi Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA). Selama dua pekan, 4–16 Agustus 2025, kampus ini menjadi rumah bagi mahasiswa dari berbagai penjuru dunia melalui program unggulan The Summer SPACE 2025, yang mengusung tema “Explore Semarang, Empower Indonesia.”
Lebih dari sekadar agenda rutin, program ini adalah cermin komitmen UNISSULA dalam membangun reputasi global, menguatkan jejaring internasional, dan memperkenalkan nilai-nilai luhur Islam serta kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.
Peserta dari Jaringan Global UMAP
Tahun ini, The Summer SPACE 2025 diikuti oleh 17 mahasiswa internasional yang seluruhnya berasal dari universitas di bawah jejaring University Mobility in Asia and the Pacific (UMAP). Mereka datang dari Filipina (5 orang), Kanada (4 orang), Malaysia (3 orang), Taiwan (2 orang), Thailand (1 orang), Vietnam (1 orang), dan Prancis (1 orang), didampingi oleh 1 dosen dari Filipina. Adapun 17 mahasiswa internasional tersebut merupakan peserta terpilih dari total 81 pendaftar internasional yang berminat menjadi peserta.
UNISSULA merupakan anggota aktif UMAP dan memiliki rekam jejak kuat di panggung internasional. Pada 2023, UNISSULA sukses menjadi co-host Winter Camp UMAP, sebuah kegiatan yang mendapat apresiasi tinggi dan melambungkan reputasi universitas.
Pada tahun ini, tingginya antusiasme pendaftar dan kehadiran 4 peserta dari Kanada serta 1 peserta dari Prancis menjadi bukti pengakuan atas kualitas global UNISSULA, bahkan di luar kawasan Asia. Hal ini tentunya selaras dengan tagline UNISSULA sebagai A World Class Islamic University.
Rangkaian Kegiatan
Selama dua minggu, para peserta menjalani pembelajaran komprehensif terkait Sustainable Development Goals (SDGs) melalui seminar, kunjungan lapangan (field visit), dan pengabdian masyarakat (community service). Program juga mencakup kegiatan budaya seperti pembelajaran bahasa, aktivitas seni, serta kunjungan ke berbagai destinasi bersejarah di Kota Semarang dan sekitarnya.
Pengalaman peserta tidak hanya terbatas pada kelas dan materi, tetapi juga pada interaksi langsung dengan masyarakat, mengenal kehidupan kampus UNISSULA, dan memahami kekayaan budaya lokal.
Kolaborasi Lintas Fakultas
The Summer SPACE 2025 menjadi program yang inklusif karena menggandeng seluruh fakultas di UNISSULA. Bentuk keterlibatan meliputi pengiriman mahasiswa sebagai perwakilan peserta maupun student buddy, pengiriman dosen sebagai pembicara seminar, pengiriman dosen sebagai instruktur BIPA, penyediaan fasilitas pendukung, hingga kerja sama dalam agenda community service. Inklusivitas ini menunjukkan bahwa internasionalisasi bukan hanya domain satu unit, tetapi gerakan bersama seluruh civitas akademika.
Kemitraan Strategis dengan Pihak Eksternal
Program ini juga melibatkan berbagai mitra dan rekanan luar UNISSULA, di antaranya:
-
Daegu Health College, Korea Selatan: menghadirkan satu pembicara dalam sesi seminar.
-
Dinas Kesehatan Kota Semarang: menjadi mitra dalam kunjungan field visit.
-
LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah: mengirimkan satu narasumber seminar.
-
SD Khalifa IMS Semarang: lokasi community service untuk SDG 3.
-
SD Islam Sultan Agung 1, SMP Islam Sultan Agung 3, dan SMA Negeri 2 Semarang: lokasi community service untuk SDG 4.
Kolaborasi ini memperkaya pengalaman peserta, sekaligus memperluas jaringan kemitraan UNISSULA di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
Dukungan Penuh Pimpinan
Dalam perspektif kami, visi internasionalisasi Rektor UNISSULA didasari keyakinan bahwa menjadi universitas kelas internasional adalah sebuah keharusan, bukan lagi pilihan. Internasionalisasi bukan sekadar jargon, tetapi merupakan investasi jangka panjang dan arah masa depan universitas kita tercinta. Dukungan pimpinan yang konsisten, terbukti menjadi landasan kuat bagi setiap langkah internasionalisasi yang dilakukan.
Perlu diingat bahwa UNISSULA saat ini juga memiliki mahasiswa asing reguler bergelar dari berbagai negara seperti Malaysia, Vietnam, Thailand, Timor Leste, Korea Selatan, Pakistan, Bangladesh, Maroko, Aljazair, Yaman, Mesir, Palestina, Somalia, Australia, hingga Gambia. Keberadaan mereka menjadi modal penting dalam membangun atmosfer internasional di kampus Birrul Walidain ini.
Sepanjang tahun 2025, UNISSULA juga telah banyak menerima kunjungan dosen-dosen asing dari mancanegara yang datang untuk berkegiatan mengajar, berbagi pengalaman, atau melakukan kolaborasi riset. Fakta ini menjadi bukti sekaligus kepastian bahwa setiap mahasiswa yang berkuliah di UNISSULA akan mendapatkan paparan dimensi internasionalisasi.
Kolaborasi Antarbudaya
Salah satu aspek yang paling berkesan dari program ini adalah adanya Collaborative Group Project. Tugas kelompok yang diberikan mendorong adanya kolaborasi antara mahasiswa UNISSULA dan peserta internasional, memupuk pemahaman lintas budaya, dan membangun keterampilan komunikasi global.
Bagi mahasiswa UNISSULA, ini adalah kesempatan untuk belajar langsung dari rekan-rekan internasional. Bagi peserta dari luar negeri, ini adalah momen mengenal keramahan dan nilai gotong royong khas Indonesia.
Refleksi dan Harapan
The Summer SPACE 2025 menjadi penanda bahwa internasionalisasi adalah proses membangun hubungan, menanamkan kesan, dan membuka pintu kesempatan masa depan. Setiap peserta yang pulang membawa cerita adalah duta kecil yang membawa nama UNISSULA ke negaranya masing-masing.
Namun demikian, kegiatan ini tentu masih membutuhkan evaluasi di berbagai sisi agar dapat menjadi lebih baik di masa mendatang. Semua stakeholder di UNISSULA seyogyanya dapat mulai menyadari bahwa internasionalisasi adalah salah satu kekuatan utama kita. Hal ini bisa menjadi kebanggaan sekaligus pengingat untuk senantiasa berbenah serta terus mempersiapkan diri.
Dengan terlaksananya program ini, diharapkan seluruh civitas akademika di UNISSULA semakin percaya diri mengembangkan agenda internasionalisasi. Langkah ini sejalan dengan visi UNISSULA menjadi A World Class Islamic University. Sebuah universitas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi pusat nilai-nilai luhur yang diakui dunia.
Kaligawe, 13 Agustus 2025
Rio Pribadi

