Laci Inspirasi

  • Laci Bandungan
  • Laci Kerja
  • Laci Puisi
  • Laci Renungan
  • Laci Studi


Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perguruan tinggi di Indonesia yang menawarkan kelas international (atau sering disebut international program) baik di jenjang Sarjana, Magister, dan Doktoral. Namun, sejauh ini belum ada data umum mengenai jumlah kelas internasional tersebut dalam Laporan Statistik Perguruan Tinggi yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Hal penting yang tidak bisa lepas ketika membicarakan kelas internasional adalah penggunaan bahasa Inggris (English as Medium of Instruction, selanjutnya kita singkat dengan EMI). Pada Juli 2021 lalu, lembaga British Council baru saja mengadakan acara launching laporan EMI di Indonesia. Acara tersebut juga dihadiri secara virtual oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi selaku pemangku otoritas pendidikan tinggi di Indonesia. Beberapa hal menarik tercatat dalam laporan tersebut. Sebagai informasi, pengerjaan Laporan EMI tersebut dilakukan dengan strategi Mixed-method melalui Survei daring 24 pimpinan universitas, survei daring 281 dosen yang mengajar mata kuliah dalam bahasa Inggris, Studi kasus 3 perguruan tinggi, wawancara dengan staf dan mahasiswa, wawancara dengan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, dan Diskusi dengan pimpinan perguruan tinggi.

Penulis coba merangkum laporan tersebut melalui perspektif peluang dan tantangan di bawah ini.


Peluang

1) Ketika dilakukan dengan baik dan benar, kelas internasional membawa manfaat pada institusi dengan menambah prestis suatu perguruan tinggi. Pada mahasiswa, kelas internasional dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris tanpa mengurangi pemahaman terhadap program studi.

2) Lebih menarik minat mahasiswa asing untuk belajar di perguruan tinggi tersebut karena tidak perlu mengikuti pembelajaran Indonesia terlebih dahulu secara wajib.

3) Poin nomor (2) berimplikasi pada meningkatnya reputasi global dan ranking perguruan tinggi yang diukur melalui jumlah mahasiswa asing. Selain itu, pemasukan melalui pembayaran mahasiswa asing sangat potensial.

4) Kelas internasional dapat menjawab tantangan standar bahasa Inggris global para lulusan kita.

 

 

Tantangan

1) Sebagai gerakan yang bersifat bottom up mandiri, belum ada aturan dan panduan nasional mengenai kelas internasional.

2) Beberapa perguruan tinggi yang telah menyelenggarakan kelas internasional tidak mempunyai dokumen kebijakan terkait kelas internasional. Hal tersebut dapat berakibat pada tidak adanya penjaminan mutu.

3) Pelaksanaan kelas internasional hanya didasarkan pada ketersediaan dosen yang mampu dan mau mengajar kelas internasional, belum menjadi gerakan bersama melalui kebijakan perguruan tinggi.

4) Tidak adanya standar kemampuan bahasa Inggris minimal bagi dosen dan mahasiswa yang terlibat kelas internasional.

5) Potensi ketidakadilan akses pendidikan dimana hanya mahasiswa yang mampu saja yang bisa masuk ke kelas internasional. Hal tersebut terjadi pada perguruan tinggi yang menerapkan biaya sangat tinggi untuk masuk kelas internasional. 

  • 0 Comments

Siang tadi kantor kami baru saja mengadakan farewell lunch, makan siang perpisahan, yang sedikit aneh. Lazimnya, jumlah personil yang dilepas pasti lebih sedikit dari yang melepas. Siang tadi berbeda. Dari 8 orang yang datang, 7 orang akan meninggalkan kantor ataupun posisinya di kantor. Sebelumnya, kantor kami terdiri atas 3 orang pimpinan, 1 staf tetap, 1 staf kontrak, dan 3 mahasiswa magang.

Farewell Lunch 7 Februari 2022

Semua berawal dari serangkaian “surat cinta” yang memberhentikan dengan hormat 3 orang pimpinan kantor secara mendadak. Menurut informasi, pemberhentian tersebut dikarenakan rencana restrukturisasi kelembagaan di institusi kami. Pemberhentian mendadak tersebut mengakibatkan kebingungan sistem dan hilangnya beberapa fungsi kewenangan, termasuk kewenangan anggaran. Akibatnya, 1 orang staf kontrak dan 3 mahasiswa magang terpaksa diberhentikan demi kesehatan finansial dan keberlanjutan kantor.

Keterkejutan dan ketidakjelasan drama awal Februari ini untungnya tidak mengaburkan fitrah kami. Bahwa kami adalah manusia, yang berhubungan dengan sesama manusia dengan penuh rasa kemanusiaan. Kami yang disatukan secara baik harus bisa menutup kebersamaan dengan baik pula. Farewell lunch tadi bukan sekadar makan siang bersama, namun sebuah pernyataan bahwa tidak ada kebersamaan yang tanpa arti. Tidak ada dedikasi yang tanpa apresiasi. Kami memilih merayakan kebersamaan, bukan menyesali perpisahan.

Seperti kata orang bijak, tiada yang pernah benar-benar siap menjalani perpisahan. Tulisan ini adalah sebuah bentuk ketidaksiapan dan penghargaan. Bahwa saya belum siap mengakhiri kerja sama tanpa menuliskan sesuatu untuk memberi penghargaan yang semestinya kepada rekan-rekan dan kolega.

 

Kepada Bu Riana dan Pak Wahyu

Terima kasih sudah menjadi kolega yang baik dan saling membantu dalam mengemban amanah pimpinan di kantor kita tercinta. Banyak hal positif yang telah dicapai bersama-sama dan patut disebut sebagai legasi. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari, namun kerja bersama sejak November 2018 memanglah sudah harus berakhir pada 2 Februari 2022 kemarin. Mohon maaf untuk segala salah dan keberapi-apian yang terkadang tidak pada tempatnya. Semoga sukses untuk rencana personal masing-masing. Panjang umur untuk semua cita-cita yang baik!



Kepada Anifah

Pernah bergabung sebagai mahasiswa magang dan dilepas melalui farewell lunch, hari ini serasa dejavu ya? Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk bergabung kembali dengan tim ini. Ingat, pembelajar tidak pernah merasa kehilangan waktu selama yang ia lakukan adalah belajar. Terima kasih sudah melengkapi kekosongan tim saat Mbak Ema cuti, bahkan menambah kekuatan tim pada akhirnya. Mohon maaf atas semua kesalahan dalam kapasitas saya sebagai pribadi, kolega, dan pimpinan. Semoga sukses di tempat-tempat belajar dan berkarya selanjutnya.

 

Kepada Sheila, Dewi, Dini

Ini sepertinya batch magang yang paling sering ikut dinas luar. Coba kalian hitung sudah berapa kali ikut intensive camp atau acara di luar kantor. Terima kasih yang sehangat-hangatnya karena sudah memilih kantor ini sebagai tempat magang. Semoga bisa memberikan gambaran bahwa dunia kerja tidak selalu penuh dengan drama. 



Magang batch 15 ini resminya mulai 1 Januari 2022 dan harus berakhir pada 6 Februari 2022. Hanya berjalan 37 hari, rekor batch terpendek juga sepertinya. Sebagai penghargaan, batch 15 akan selalu dikenang sebagai batch spesial. Tanpa telur. Enggak pedes. Kerupuknya 3. Beli di Tiara aja. Saya mohon maaf atas semua salah dalam interaksi kita di kantor. Semoga sukses untuk studi masing-masing. 

  • 0 Comments

I am here

o

About me

a


Rio Pribadi

"Laci Inspirasi adalah hal sederhana yang membuatmu tetap nyaman dan bersyukur”


Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • Twitter

recent posts

Label

Laci Bandungan Laci Kerja Laci Puisi Laci Renungan Laci Studi

Arsip Blog

  • November 2025 (3)
  • September 2025 (2)
  • Agustus 2025 (1)
  • Juli 2025 (1)
  • Juni 2025 (1)
  • Desember 2024 (5)
  • November 2024 (1)
  • Februari 2024 (1)
  • Januari 2024 (2)
  • Oktober 2023 (2)
  • April 2023 (1)
  • Desember 2022 (1)
  • November 2022 (1)
  • September 2022 (1)
  • Juni 2022 (1)
  • Maret 2022 (1)
  • Februari 2022 (2)
  • November 2021 (1)
  • Agustus 2021 (1)
  • Juli 2021 (1)
  • Mei 2021 (2)
  • Februari 2021 (1)
  • Juli 2020 (14)
  • Juni 2020 (7)

Laporkan Penyalahgunaan

Mengenai Saya

Rio Pribadi
Lihat profil lengkapku

instagram

Created By ThemeXpose | Distributed By Blogger

Back to top